MALANGTIMES – Hunian vertikal komersial atau yang akrab disebut apartemen saat ini mulai menjamur di Kota Malang. Di beberapa kawasan dan pusat kota, sudah bertengger beberapa apartemen yang menjulang tinggi. Tak sedikit juga perencanaan pembangunan hunian vertikal yang  saat ini sedang dan akan dikerjakan pengembang.

Semua lokasi apartemen berada di lokasi yang sangat strategis. Ada yang lokasinya dekat dengan kampus, pusat perbelanjaan, terminal, maupun bandara. Karena lokasinya yang berada di wilayah strategis, hampir semua akses menuju dan keluar apartemen selalu bermasalah dengan kemacetan.

Seperti diketahui, saat ini kemacetan menjadi salah satu problem utama di Kota Malang. Begitu terjebak dalam kemacetan di Kota Malang, maka kita bisa berjam-jam ada di dalam kendaraan. Jarak yang biasanya ditempuh dalam kondisi normal hanya membutuhkan waktu 5 menit, bisa-bisa kita tempuh 30 menit atau bahkan bisa lebih bila terkena macet.

Dari sekian apartemen yang ada di Malang, ada satu apartemen yang diprediksi tidak terkena problem kemacetan. Apartemen tersebut adalah The Kalindra.

Apartemen yang rencananya akan dibangun pada 2021 itu terletak di jalan utama Kota Malang, yakni Jalan Ahmad Yani Utara 2, Kelurahan Balearjosari. Luas huniannya bisa dibilang yang paling luas dibanding apartemen lainnya di Malang, luasannya mencapai 3,5 hektare.  Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan pintu keluar dan masuknya tol Malang-Pandaan (Mapan).

Berada tepat di pinggir jalan protokoler kota yang langsung tersambung dengan exit tol Mapan. Jarak dari pintu tol menuju apartemen hanya 600 meter. Atau hanya membutuhkan waktu normal sekitar dua menit dari pintu tol menuju The Kalindra.

Tak hanya dekat dengan exit tol, The Kalindra juga sangat dekat dengan Terminal Arjosari. Untuk menuju terminal terbesar di Malang tersebut kira-kira hanya membutuhkan waktu 2,5 saja. Selain itu, jarak menuju Bandara Abdulrachman Saleh dari The Kalindra juga tidak begitu jauh, cukup ditempuh dengan 7 menit saja.

Sebagai kawasan yang dekat dengan pintu tol, kawasan apartemen yang satu ini dipastikan bebas macet. Karena Tol Mapan sendiri menggunakan sistem underpass. Sehingga tidak akan mengganggu lalu lintas pada ruas jalan eksisting di atasnya.

Artinya, kendaraan yang akan keluar ataupun masuk melalui pintu tol di Karanglo tidak akan terhambat. Karena arus akan tetap lancar dan dapat dilewati oleh setiap pengendara. Sehingga, jalan di kawasan perkotaan termasuk yang melalui The Kalindra tidak akan terdampak masalah macet.

 

“Sistemnya menggunakan underpass pada existing Tol Mapan di kawasan Karanglo. Sehingga kendaraan akan terus berjalan dan yang keluar maupun masuk tol bisa tetap lancar,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi pada MalangTIMES, Rabu (16/1/2019).

Kelebihan The Kalindra lainnya adalah jarak dengan kawasan kampus juga cukup dekat. Ke Univiersitas Brawijaya hanya butuh waktu 5 menit, sedangkan ke Universitas Negeri Malang butuh waktu sekitar 6 menit.

Operation Director Kalindra Land, Rudy T Hartanto menyampaikan, infrastruktur utama untuk menuju kawasan apartemen selama ini memang menjadi pertimbangan utama. Jalanan yang dekat dengan pintu masuk tol pun sudah diprediksi jauh hari sebelumnya. Sehingga dipastikan dapat mengurangi kemacetan, tidak seperti daerah sibuk lainnya di Kota Malang.

“Dan saat ini, infrastruktur di dalam apartemen sendiri seperti jalan dan lain sebagainya sudah kami benahi dan sempurnakan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *